Rabu, 30 September 2026
Ikuti Kami
Breaking
Pertanian Regeneratif Jangan Berubah Menjadi Beban Baru bagi Petani Lalanglinggah Didorong Jadi Desa Wisata, Tantangannya Bukan Sekadar Menjual Potensi Ironi Negeri Kelapa: Impor Santan dari Singapura Tembus 27 Ribu Ton, Ada yang Salah dengan Hilirisasi? Survei MBG Terbelah: Publik Bukan Menolak Program, tetapi Menuntut Perbaikan Studi Tiru ke P4S Asri Farm, Petani Pronojiwo Bidik Pengembangan P4S di Wilayahnya Pertanian Regeneratif Jangan Berubah Menjadi Beban Baru bagi Petani Lalanglinggah Didorong Jadi Desa Wisata, Tantangannya Bukan Sekadar Menjual Potensi Ironi Negeri Kelapa: Impor Santan dari Singapura Tembus 27 Ribu Ton, Ada yang Salah dengan Hilirisasi? Survei MBG Terbelah: Publik Bukan Menolak Program, tetapi Menuntut Perbaikan Studi Tiru ke P4S Asri Farm, Petani Pronojiwo Bidik Pengembangan P4S di Wilayahnya

Agri Indonesia News

Agribisnis

Jejak Juang Purnawirawan TNI Maryoto di Balik Gurihnya Keripik Singkong

Redaksi Redaksi • 09 Aug 2026 • 51 • 0 • 3 menit
Jejak Juang Purnawirawan TNI Maryoto di Balik Gurihnya Keripik Singkong

Sukabumi ( AINEWS) Di balik gurih dan renyahnya keripik singkong, tersimpan sebuah kisah perjuangan seorang purnawirawan TNI bernama Maryoto. Setelah bertahun-tahun menjalankan tugas dan pengabdian sebagai prajurit, Maryoto kini melanjutkan semangat perjuangannya melalui dunia usaha dan pengolahan pangan lokal di Sukabumi.

Masa purnatugas tidak membuat langkahnya berhenti. Justru, semangat disiplin, ketekunan dan kerja keras yang selama ini menjadi bagian dari kehidupan militer dibawa ke dalam aktivitas usaha.

Singkong yang dikenal sebagai bahan pangan sederhana diolah menjadi camilan bernilai ekonomi. Melalui proses pengolahan yang membutuhkan ketelitian, singkong kemudian hadir sebagai keripik dengan cita rasa gurih dan tekstur renyah.

Dari Pengabdian Menuju Dunia UMKM

Bagi Maryoto, usaha bukan hanya tentang menghasilkan pendapatan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi cara untuk tetap produktif sekaligus memanfaatkan potensi pangan yang ada di lingkungan sekitar.

Sukabumi sendiri memiliki banyak pelaku UMKM yang bergerak di sektor olahan pangan berbahan singkong. Data pemerintah Kota Sukabumi menunjukkan keripik singkong termasuk produk yang tercatat dalam pendataan UMKM daerah.

Potensi tersebut memperlihatkan bahwa komoditas sederhana seperti singkong dapat memiliki nilai tambah ketika diolah, dikemas dan dipasarkan dengan baik.

Keripik Singkong, Simbol Semangat Pantang Menyerah

Perjalanan Maryoto menjadi gambaran bahwa pengabdian kepada masyarakat dapat dilakukan dalam berbagai bentuk.

Jika dahulu pengabdian dilakukan melalui tugas sebagai prajurit, kini semangat tersebut diwujudkan melalui kegiatan ekonomi. Dari tangan seorang purnawirawan, singkong diubah menjadi produk yang memiliki nilai jual dan berpotensi menjadi bagian dari penguatan ekonomi lokal.

Setiap keping keripik seakan membawa cerita tersendiri: tentang disiplin, ketekunan dan keberanian untuk memulai babak baru kehidupan.

Dari seragam loreng menuju dunia usaha. Dari medan pengabdian menuju perjuangan membangun ekonomi.

Itulah jejak juang Maryoto, purnawirawan TNI di Sukabumi, yang terus berkarya melalui gurihnya keripik singkong.( PPL/red)

Redaksi
Penulis

Redaksi

Jurnalis senior AGRI INDONESIA NEWS yang fokus meliput kebijakan pertanian dan ketahanan pangan nasional selama lebih dari 8 tahun.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!