Pertanian Regeneratif Jangan Berubah Menjadi Beban Baru bagi PetaniLalanglinggah Didorong Jadi Desa Wisata, Tantangannya Bukan Sekadar Menjual PotensiIroni Negeri Kelapa: Impor Santan dari Singapura Tembus 27 Ribu Ton, Ada yang Salah dengan Hilirisasi?Survei MBG Terbelah: Publik Bukan Menolak Program, tetapi Menuntut PerbaikanStudi Tiru ke P4S Asri Farm, Petani Pronojiwo Bidik Pengembangan P4S di WilayahnyaPertanian Regeneratif Jangan Berubah Menjadi Beban Baru bagi PetaniLalanglinggah Didorong Jadi Desa Wisata, Tantangannya Bukan Sekadar Menjual PotensiIroni Negeri Kelapa: Impor Santan dari Singapura Tembus 27 Ribu Ton, Ada yang Salah dengan Hilirisasi?Survei MBG Terbelah: Publik Bukan Menolak Program, tetapi Menuntut PerbaikanStudi Tiru ke P4S Asri Farm, Petani Pronojiwo Bidik Pengembangan P4S di Wilayahnya
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polda Sumsel Tanam Bawang Putih
Redaksi AIN
• 02 Aug 2026• 99• 0•3 menit
PALEMBANG – Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah pengembangan budidaya bawang putih sebagai bagian dari upaya memperkuat swasembada pangan dan meningkatkan produktivitas sektor pertanian.
Program penanaman bawang putih tersebut menjadi bagian dari sinergi Polri bersama pemerintah daerah, instansi pertanian, dan kelompok tani dalam mengoptimalkan lahan produktif. Selain meningkatkan produksi komoditas strategis, kegiatan ini juga diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap impor bawang putih.
Kapolda Sumatera Selatan menegaskan bahwa Polri tidak hanya berperan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga aktif mendukung program pemerintah yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat, termasuk di bidang pertanian dan ketahanan pangan.
Pengembangan bawang putih dinilai memiliki prospek yang baik karena merupakan salah satu komoditas hortikultura dengan permintaan tinggi di pasar nasional. Dengan peningkatan luas tanam dan penerapan teknologi budidaya yang tepat, produktivitas petani diharapkan terus meningkat.
Langkah Polda Sumsel ini sejalan dengan program nasional dalam memperkuat ketahanan pangan melalui kolaborasi lintas sektor. Sinergi antara aparat keamanan, pemerintah, dan petani diharapkan mampu menciptakan ekosistem pertanian yang lebih tangguh, produktif, dan berkelanjutan.
Melalui gerakan ini, Polda Sumsel berharap semakin banyak pihak yang terlibat dalam memanfaatkan lahan produktif untuk menghasilkan komoditas pangan strategis. Upaya tersebut diharapkan menjadi kontribusi nyata dalam menjaga ketersediaan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani Indonesia.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!