HUNAN, CHINA — Gaji tinggi ternyata tidak selalu menjadi alasan seseorang bertahan dalam sebuah pekerjaan. Ning Boyu, peneliti teknologi yang pernah bekerja sebagai principal research engineer di Huawei, memilih meninggalkan penghasilan sekitar Rp2,5 miliar per tahun dan pulang ke kampung halaman untuk membantu keluarganya bertani jagung.
Ning mengundurkan diri dari Huawei pada 5 Agustus 2026. Di hari pertama membantu panen, ia hanya memperoleh upah 10 yuan. Nilainya sangat kecil dibandingkan pendapatan yang sebelumnya diterima, tetapi Ning mengaku menikmati pengalaman tersebut.
Keputusan itu menarik perhatian karena Ning bukan pekerja teknologi biasa. Ia merupakan lulusan sarjana dan doktoral dari University of Electronic Science and Technology of China dan tercatat telah menerbitkan 21 makalah ilmiah mengenai teknologi nirkabel. Pada 2023, Huawei merekrutnya melalui program talenta elite Top Minds atau Genius Youth.
Namun, perjalanan di industri teknologi membuat Ning mempertanyakan kembali arah kariernya. Ia menilai sistem evaluasi kinerja yang sangat berorientasi target tidak selalu sejalan dengan karakter penelitian jangka panjang. Perkembangan kecerdasan buatan juga membuatnya mempertanyakan masa depan keahlian yang sedang dibangunnya.
Di titik tersebut, bertani bukan sekadar pilihan pekerjaan dengan pendapatan lebih rendah. Bagi Ning, pengalaman di lahan jagung menjadi cara untuk melihat kehidupan dari sisi yang berbeda—jauh dari laboratorium, target korporasi, dan persaingan teknologi.
Meski demikian, langkah tersebut bukan berarti Ning meninggalkan dunia penelitian untuk selamanya. Ia telah menerima beasiswa pascadoktoral Marie Curie dan bersiap melakukan penelitian di KTH Royal Institute of Technology, Swedia. Setelah menyelesaikan program tersebut, ia berencana kembali ke China.
Kisah Ning menyampaikan pesan yang lebih luas: nilai sebuah pekerjaan tidak selalu dapat diukur dari besarnya gaji. Teknologi membutuhkan ilmuwan, sementara kehidupan juga membutuhkan petani yang memastikan pangan tetap tersedia.
Dari ruang riset ke ladang jagung, pilihan Ning menunjukkan bahwa karier dapat memiliki banyak bab. Dan dalam satu fase kehidupan, menjadi petani pun bisa menjadi pengalaman yang sama berharganya dengan menjadi seorang engineer.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!