Jakarta, 26 Agustus 2026 — Kementerian Pariwisata (Kemenpar) terus memperkuat promosi wisata bahari Indonesia dengan memperluas pasar wisata selam Pulau Maratua, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, ke wisatawan Malaysia dan Singapura.
Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi Kemenpar untuk mendorong pertumbuhan pariwisata berkualitas dan berkelanjutan sekaligus memperkuat posisi destinasi wisata selam Indonesia di pasar internasional.
Maratua memiliki daya tarik kuat bagi wisatawan pencinta aktivitas bawah laut. Kawasan ini menawarkan beragam titik penyelaman dengan ekosistem terumbu karang dan keanekaragaman biota laut, termasuk penyu, hiu, ikan pelagis, serta berbagai jenis karang.
Kementerian Pariwisata melalui platform pariwisata resminya juga mencatat sejumlah lokasi penyelaman unggulan di Maratua, antara lain Turtle Traffic, Mid Reef, Eel Garden, Hanging Garden, Cabbage Garden, dan The Channel. Beberapa lokasi memiliki karakter arus dan kedalaman yang membutuhkan pengalaman serta sertifikasi penyelam tertentu.
Promosi ke Malaysia dan Singapura dinilai strategis karena kedua negara tersebut merupakan pasar regional yang memiliki kedekatan geografis dengan Kalimantan Timur. Sebelumnya, Kemenpar juga mempromosikan destinasi wisata selam Indonesia dalam ajang Asia Dive Expo (ADEX) 2026 di Singapura, dengan menghadirkan pelaku usaha wisata selam dari sejumlah destinasi unggulan, termasuk Maratua.
Tidak hanya mengandalkan keindahan bawah laut, pengalaman wisata di Maratua juga dapat dipadukan dengan berbagai atraksi bahari dan alam. Wisatawan dapat menjelajahi Pulau Kakaban, menikmati danau ubur-ubur, mengunjungi pantai, kawasan mangrove, hingga mengikuti aktivitas snorkeling dan transplantasi terumbu karang.
Pengembangan wisata selam Maratua juga berpotensi memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat lokal. Ekosistem pariwisata melibatkan pramuwisata selam, pengelola homestay, transportasi, kuliner, penyewaan peralatan, hingga pelaku UMKM.
Kemenpar menempatkan pengembangan destinasi seperti Maratua tidak sekadar sebagai upaya mendatangkan wisatawan, tetapi juga sebagai bagian dari penguatan ekonomi lokal dengan tetap memperhatikan aspek keberlanjutan lingkungan.
Dengan perluasan promosi ke pasar Malaysia dan Singapura, Maratua diharapkan semakin dikenal sebagai salah satu destinasi wisata selam unggulan Indonesia sekaligus memperkuat daya saing pariwisata bahari nasional di kawasan Asia Tenggara.
Sumber: Kementerian Pariwisata Republik Indonesia; Indonesia Travel; Jadesta Kemenpar.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!