Kamis, 01 Oktober 2026
Ikuti Kami
Breaking
Pertanian Regeneratif Jangan Berubah Menjadi Beban Baru bagi Petani Lalanglinggah Didorong Jadi Desa Wisata, Tantangannya Bukan Sekadar Menjual Potensi Ironi Negeri Kelapa: Impor Santan dari Singapura Tembus 27 Ribu Ton, Ada yang Salah dengan Hilirisasi? Survei MBG Terbelah: Publik Bukan Menolak Program, tetapi Menuntut Perbaikan Studi Tiru ke P4S Asri Farm, Petani Pronojiwo Bidik Pengembangan P4S di Wilayahnya Pertanian Regeneratif Jangan Berubah Menjadi Beban Baru bagi Petani Lalanglinggah Didorong Jadi Desa Wisata, Tantangannya Bukan Sekadar Menjual Potensi Ironi Negeri Kelapa: Impor Santan dari Singapura Tembus 27 Ribu Ton, Ada yang Salah dengan Hilirisasi? Survei MBG Terbelah: Publik Bukan Menolak Program, tetapi Menuntut Perbaikan Studi Tiru ke P4S Asri Farm, Petani Pronojiwo Bidik Pengembangan P4S di Wilayahnya

Agri Indonesia News

Perikanan

Survei Awal BSI Explore 2026, Mahasiswa UBSI Petakan Potensi dan Tantangan Desa Sukasari

Redaksi Redaksi • 18 Aug 2026 • 18 • 0 • 3 menit
Survei Awal BSI Explore 2026, Mahasiswa UBSI Petakan Potensi dan Tantangan Desa Sukasari

BOGOR — Program BSI Explore 2026 mulai memasuki tahap pelaksanaan di Desa Sukasari, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor. Mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) melakukan survei awal sebagai langkah untuk mengenali kondisi masyarakat sekaligus memetakan potensi dan tantangan yang ada di desa tersebut.

Survei menjadi bagian penting dalam rangkaian BSI Explore 2026 karena program pengabdian tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan kegiatan, tetapi juga diarahkan agar program kerja mahasiswa sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Desa Sukasari sendiri menjadi salah satu dari 38 desa mitra yang menjadi lokasi BSI Explore 2026. UBSI menempatkan mahasiswa untuk menjalankan kegiatan pengabdian selama satu bulan dengan program yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing wilayah.

Dalam proses survei awal, mahasiswa melakukan pengamatan terhadap lingkungan desa serta berkomunikasi dengan berbagai unsur masyarakat. Langkah tersebut dilakukan untuk memperoleh gambaran mengenai potensi yang dapat dikembangkan sekaligus persoalan yang membutuhkan perhatian.

Salah satu fokus yang menjadi perhatian adalah sektor pendidikan. Berdasarkan informasi UBSI, dalam proses penentuan lokasi program di Desa Sukasari sebelumnya, tim survei melakukan koordinasi dengan pemerintah desa dan kemudian meninjau SD Negeri 4 Sukasari yang dinilai strategis untuk pelaksanaan program pengabdian mahasiswa.

Kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat diharapkan tidak sekadar menjalankan program formal, tetapi mampu membangun komunikasi dan kolaborasi dengan warga. Dari hasil pemetaan awal tersebut, mahasiswa dapat menyusun kegiatan yang lebih tepat sasaran, baik dalam bidang pendidikan, literasi digital, pemberdayaan masyarakat, maupun pengembangan potensi lokal.

BSI Explore 2026 merupakan program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) unggulan UBSI yang melibatkan mahasiswa terpilih dari berbagai kampus UBSI. Setiap kelompok terdiri dari lima mahasiswa dan mendapatkan pendampingan dari satu Dosen Pendamping Lapangan (DPL).

Ketua BSI Explore 2026, Ade Suriyadi, sebelumnya menjelaskan bahwa program tersebut dirancang agar mahasiswa dapat mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama perkuliahan secara langsung di tengah masyarakat.

Melalui survei awal di Desa Sukasari, mahasiswa diharapkan mampu menemukan potensi-potensi lokal yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan. Di sisi lain, pemetaan tantangan desa menjadi dasar penting agar kegiatan yang dilaksanakan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Tahap survei ini sekaligus menjadi awal perjalanan mahasiswa untuk mengenal lebih dekat kehidupan masyarakat Desa Sukasari. Dengan semangat edukasi, inovasi, dan kolaborasi, BSI Explore 2026 diharapkan mampu menghadirkan kontribusi nyata serta meninggalkan manfaat positif bagi masyarakat Desa Sukasari.

Program tersebut juga menjadi ruang pembelajaran bagi mahasiswa untuk meningkatkan kemampuan berkomunikasi, bekerja sama, beradaptasi, dan menyelesaikan persoalan secara langsung di lapangan.

Dengan pemetaan yang dilakukan sejak awal, setiap program kerja diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan sesaat, tetapi dapat menjadi bagian dari upaya mendorong potensi Desa Sukasari agar semakin berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Tags: BSI Explore 2026, UBSI, Desa Sukasari, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Mahasiswa UBSI, Pengabdian Masyarakat, Potensi Desa, Pendidikan, Literasi Digital.

roi/red

— Iklan — PT INDOFAS AGRO NUSANTARA
Redaksi
Penulis

Redaksi

Jurnalis senior AGRI INDONESIA NEWS yang fokus meliput kebijakan pertanian dan ketahanan pangan nasional selama lebih dari 8 tahun.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!