Kamis, 01 Oktober 2026
Ikuti Kami
Breaking
Pertanian Regeneratif Jangan Berubah Menjadi Beban Baru bagi Petani Lalanglinggah Didorong Jadi Desa Wisata, Tantangannya Bukan Sekadar Menjual Potensi Ironi Negeri Kelapa: Impor Santan dari Singapura Tembus 27 Ribu Ton, Ada yang Salah dengan Hilirisasi? Survei MBG Terbelah: Publik Bukan Menolak Program, tetapi Menuntut Perbaikan Studi Tiru ke P4S Asri Farm, Petani Pronojiwo Bidik Pengembangan P4S di Wilayahnya Pertanian Regeneratif Jangan Berubah Menjadi Beban Baru bagi Petani Lalanglinggah Didorong Jadi Desa Wisata, Tantangannya Bukan Sekadar Menjual Potensi Ironi Negeri Kelapa: Impor Santan dari Singapura Tembus 27 Ribu Ton, Ada yang Salah dengan Hilirisasi? Survei MBG Terbelah: Publik Bukan Menolak Program, tetapi Menuntut Perbaikan Studi Tiru ke P4S Asri Farm, Petani Pronojiwo Bidik Pengembangan P4S di Wilayahnya

Agri Indonesia News

Perikanan

Pemkot Serang Kembangkan Potensi Wisata Paralayang di Gunung Gendor, Segera MoU dengan Perhutani

Redaksi Redaksi • 20 Aug 2026 • 13 • 0 • 3 menit
Pemkot Serang Kembangkan Potensi Wisata Paralayang di Gunung Gendor, Segera MoU dengan Perhutani

Serang _Pemerintah Kota (Pemkot) Serang terus mendorong pengembangan potensi pariwisata daerah melalui kawasan Gunung Gendor, Kelurahan Cibendung, Kecamatan Taktakan. Kawasan tersebut diproyeksikan menjadi destinasi wisata paralayang sekaligus salah satu ikon baru sport tourism di Kota Serang.

Wali Kota Serang Budi Rustandi mengatakan, atraksi paralayang dan paramotor yang ditampilkan dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 2026 menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi Gunung Gendor kepada masyarakat.

“Gunung Gendor akan kita kembangkan sebagai salah satu wisata unggulan dan ikon baru Kota Serang. Alhamdulillah, paralayang ini menjadi potensi wisata yang ada di Kota Serang,” ujar Budi.

Untuk merealisasikan pengembangan kawasan tersebut, Pemkot Serang akan menjalin kerja sama dengan Perum Perhutani. Kerja sama ini dinilai penting karena kawasan Gunung Gendor masih berada dalam pengelolaan Perhutani.

Budi menargetkan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Perhutani dapat direalisasikan pada 2026. Setelah kerja sama tersebut terealisasi, pembangunan fasilitas pendukung ditargetkan mulai berjalan pada tahun berikutnya.

Pemkot Serang juga menyiapkan sejumlah fasilitas dasar untuk menunjang kenyamanan wisatawan, antara lain musala, toilet, serta sarana dan prasarana pendukung lainnya.

Kepala Disporapar Kota Serang Zeka Bachdi menegaskan bahwa pengembangan Gunung Gendor diarahkan dengan konsep sport tourism berbasis masyarakat. Pemerintah mendorong masyarakat sekitar terlibat melalui Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), sementara pengelolaan kawasan tetap memperhatikan kewenangan Perhutani.

Selain menjadi destinasi wisata, aktivitas paralayang dan paramotor juga diharapkan menjadi ruang pembinaan olahraga dirgantara. Atraksi yang ditampilkan melibatkan atlet Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Kota Serang.

“Paramotor ini juga sport tourism. Ada atlet yang sambil berlatih untuk prestasi dan juga untuk wisata,” kata Zeka.

Pemkot Serang berharap pengembangan Gunung Gendor dapat memberikan pilihan destinasi wisata baru sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar. Dengan dukungan Perhutani, Pokdarwis, dan komunitas olahraga dirgantara, kawasan tersebut diharapkan berkembang menjadi salah satu tujuan sport tourism unggulan di Kota Serang.

Humas /red

— Iklan — PT INDOFAS AGRO NUSANTARA
Redaksi
Penulis

Redaksi

Jurnalis senior AGRI INDONESIA NEWS yang fokus meliput kebijakan pertanian dan ketahanan pangan nasional selama lebih dari 8 tahun.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!