Kamis, 01 Oktober 2026
Ikuti Kami
Breaking
Pertanian Regeneratif Jangan Berubah Menjadi Beban Baru bagi Petani Lalanglinggah Didorong Jadi Desa Wisata, Tantangannya Bukan Sekadar Menjual Potensi Ironi Negeri Kelapa: Impor Santan dari Singapura Tembus 27 Ribu Ton, Ada yang Salah dengan Hilirisasi? Survei MBG Terbelah: Publik Bukan Menolak Program, tetapi Menuntut Perbaikan Studi Tiru ke P4S Asri Farm, Petani Pronojiwo Bidik Pengembangan P4S di Wilayahnya Pertanian Regeneratif Jangan Berubah Menjadi Beban Baru bagi Petani Lalanglinggah Didorong Jadi Desa Wisata, Tantangannya Bukan Sekadar Menjual Potensi Ironi Negeri Kelapa: Impor Santan dari Singapura Tembus 27 Ribu Ton, Ada yang Salah dengan Hilirisasi? Survei MBG Terbelah: Publik Bukan Menolak Program, tetapi Menuntut Perbaikan Studi Tiru ke P4S Asri Farm, Petani Pronojiwo Bidik Pengembangan P4S di Wilayahnya

Agri Indonesia News

Perikanan

Dari Jalur Ekstrem ke Ekonomi Lokal, Trabas Kampar 2026 Perkuat Pariwisata Berbasis Sport Tourism

Redaksi Redaksi • 24 Aug 2026 • 20 • 0 • 3 menit
Dari Jalur Ekstrem ke Ekonomi Lokal, Trabas Kampar 2026 Perkuat Pariwisata Berbasis Sport Tourism

BANGKINANG KOTA, — Pemerintah Kabupaten Kampar, Riau, terus mendorong pengembangan pariwisata daerah melalui konsep sport tourism yang memadukan olahraga, petualangan, dan promosi destinasi wisata.

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui penyelenggaraan Trabas Jelajah Wisata Alam Kampar 2026 yang dipusatkan di kawasan Area Rekreasi Stanum Resort, Bangkinang, Minggu (23/8/2026). Event otomotif tahunan itu diikuti ratusan rider dari berbagai komunitas trail, baik dari Kampar maupun luar daerah.

Mewakili Bupati Kampar, Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kampar, Zulkifli Yunus, M.Pd, secara resmi membuka kegiatan sekaligus melepas para peserta melalui seremoni flag-off.

Zulkifli menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh komunitas otomotif yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Pemerintah Kabupaten Kampar menyambut baik dan mendukung penuh penyelenggaraan event Trabas Jelajah Wisata Alam Kampar 2026. Kegiatan ini tidak hanya menjadi wadah penyaluran hobi bagi para pecinta olahraga ekstrem, tetapi juga menjadi sarana efektif dalam mempromosikan keindahan alam serta potensi pariwisata yang ada di Kabupaten Kampar,” ujar Zulkifli.

Menurutnya, konsep sport tourism memiliki peluang besar untuk memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Kehadiran peserta dari berbagai daerah dinilai dapat menggerakkan aktivitas usaha lokal, terutama sektor UMKM, kuliner, jasa transportasi, serta akomodasi dan perhotelan di Bangkinang dan sekitarnya.

Selain promosi wisata, pemerintah juga menekankan pentingnya kegiatan otomotif menjadi ruang positif bagi generasi muda untuk menyalurkan minat dan bakat.

Dalam pelaksanaannya, peserta juga diingatkan agar mengutamakan keselamatan berkendara, mengikuti arahan panitia, serta menjaga kelestarian lingkungan selama melintasi jalur yang telah ditentukan.

Sementara itu, Ketua Panitia Trabas Jelajah Wisata Alam Kampar 2026, Windu, mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Kampar dan Disdikpora terhadap penyelenggaraan event tersebut.

“Kami mengapresiasi dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Kampar dan Disdikpora yang telah memfasilitasi terlaksananya event ini. Trabas Jelajah Wisata Alam Kampar 2026 ini bukan sekadar ajang memacu adrenalin, melainkan wadah silaturahmi bagi para rider dari berbagai daerah sekaligus sarana mengenalkan potensi wisata Stanum Resort dan alam Bangkinang,” kata Windu.

Ia menjelaskan, jalur yang disiapkan memiliki karakter beragam, mulai dari tanjakan ekstrem, medan berlumpur hingga lintasan dengan panorama alam.

Panitia berharap keberadaan peserta dari luar daerah tidak hanya meramaikan kegiatan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi secara langsung kepada masyarakat di sekitar lokasi.

“Kami menargetkan kegiatan ini dapat memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat lokal, khususnya para pelaku UMKM di sekitar area acara. Harapan kami, event ini bisa menjadi agenda rutin tahunan yang makin besar di Kabupaten Kampar,” ujarnya.

Prosesi flag-off oleh Zulkifli Yunus menjadi penanda dimulainya perjalanan para rider menyusuri rute wisata alam di kawasan Stanum Resort dan Bangkinang.

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Kampar, tokoh masyarakat, serta jajaran pengurus komunitas otomotif.

Bagi Kabupaten Kampar, event semacam ini bukan sekadar agenda olahraga dan hiburan. Jika dikelola secara konsisten dengan memperhatikan aspek keselamatan dan kelestarian lingkungan, sport tourism dapat menjadi salah satu instrumen promosi destinasi sekaligus membuka ruang perputaran ekonomi baru bagi masyarakat lokal.

Sumber: Diskominfo Kampar/Srn — Diolah dan ditulis ulang AINEWS.

— Iklan — PT INDOFAS AGRO NUSANTARA
Redaksi
Penulis

Redaksi

Jurnalis senior AGRI INDONESIA NEWS yang fokus meliput kebijakan pertanian dan ketahanan pangan nasional selama lebih dari 8 tahun.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!