Rabu, 30 September 2026
Ikuti Kami
Breaking
Pertanian Regeneratif Jangan Berubah Menjadi Beban Baru bagi Petani Lalanglinggah Didorong Jadi Desa Wisata, Tantangannya Bukan Sekadar Menjual Potensi Ironi Negeri Kelapa: Impor Santan dari Singapura Tembus 27 Ribu Ton, Ada yang Salah dengan Hilirisasi? Survei MBG Terbelah: Publik Bukan Menolak Program, tetapi Menuntut Perbaikan Studi Tiru ke P4S Asri Farm, Petani Pronojiwo Bidik Pengembangan P4S di Wilayahnya Pertanian Regeneratif Jangan Berubah Menjadi Beban Baru bagi Petani Lalanglinggah Didorong Jadi Desa Wisata, Tantangannya Bukan Sekadar Menjual Potensi Ironi Negeri Kelapa: Impor Santan dari Singapura Tembus 27 Ribu Ton, Ada yang Salah dengan Hilirisasi? Survei MBG Terbelah: Publik Bukan Menolak Program, tetapi Menuntut Perbaikan Studi Tiru ke P4S Asri Farm, Petani Pronojiwo Bidik Pengembangan P4S di Wilayahnya

Agri Indonesia News

Peternakan

Menggali Potensi Sapi Perah Cisaat sebagai Destinasi Wisata Edukasi dan Ekonomi

Redaksi Redaksi • 22 Aug 2026 • 12 • 0 • 3 menit
Menggali Potensi Sapi Perah Cisaat sebagai Destinasi Wisata Edukasi dan Ekonomi

Sukabumi– Peternakan sapi perah di Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, menyimpan potensi yang tidak hanya berkaitan dengan produksi susu, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi destinasi wisata edukasi berbasis peternakan.

Suasana peternakan yang dekat dengan kehidupan masyarakat menjadi daya tarik tersendiri. Pengunjung dapat mengenal lebih dekat aktivitas peternak, mulai dari pemeliharaan sapi, pemberian pakan, proses pemerahan hingga pengelolaan hasil susu.

Potensi tersebut membuka peluang bagi pengembangan konsep agrowisata dan edukasi peternakan. Wisatawan, khususnya pelajar dan keluarga, dapat memperoleh pengalaman langsung mengenai proses produksi susu sekaligus memahami pentingnya sektor peternakan bagi ketahanan pangan.

Selain wisata edukasi, pengembangan peternakan sapi perah juga berpeluang mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui diversifikasi produk. Susu segar dapat diolah menjadi berbagai produk bernilai tambah seperti yoghurt, keju, susu pasteurisasi dan aneka olahan lainnya.

Penguatan kelembagaan peternak, peningkatan kualitas produk, kebersihan kandang serta pengemasan dan pemasaran menjadi bagian penting agar potensi wisata peternakan Cisaat dapat berkembang secara berkelanjutan.

Dengan dukungan pemerintah, pelaku usaha, kelompok peternak dan masyarakat, kawasan peternakan sapi perah Cisaat berpeluang menjadi ruang edukasi sekaligus destinasi wisata yang menghubungkan sektor peternakan, ekonomi kreatif dan pemberdayaan masyarakat.

Pengembangan wisata peternakan juga dapat menjadi sarana memperkenalkan profesi peternak kepada generasi muda. Dengan demikian, peternakan tidak hanya dipandang sebagai aktivitas produksi, tetapi juga sebagai bagian dari potensi wisata dan ekonomi lokal yang memiliki nilai edukatif.

Ke depan, pengelolaan yang terintegrasi dan promosi yang konsisten diperlukan agar potensi tersebut mampu menarik lebih banyak pengunjung sekaligus memberikan manfaat ekonomi nyata bagi masyarakat sekitar.

sa/me/

— Iklan — SELAMAT MAULID NABI MUHAMMAD
Redaksi
Penulis

Redaksi

Jurnalis senior AGRI INDONESIA NEWS yang fokus meliput kebijakan pertanian dan ketahanan pangan nasional selama lebih dari 8 tahun.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!